<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Pembangkit Listrik Tenaga Angin</title>
	<atom:link href="http://yusufsatya.wordpress.com/2008/07/04/pembangkit-listrik-tenaga-angin/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yusufsatya.wordpress.com/2008/07/04/pembangkit-listrik-tenaga-angin/</link>
	<description>Pada saat kesulitan pasti ada jalan keluar</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Oct 2008 18:14:26 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: tony taufik</title>
		<link>http://yusufsatya.wordpress.com/2008/07/04/pembangkit-listrik-tenaga-angin/#comment-24</link>
		<dc:creator>tony taufik</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 22:08:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufsatya.wordpress.com/?p=28#comment-24</guid>
		<description>Salam kenal. Saya hanya ingin menambahkan type poros vertikal yg satu lagi adalah savonious. Memang type darrieus &amp; savonious lebih praktis karena tdk perlu pengarah. Juga tdk akan overspeed bila angin sangat kencang. Sayangnya efisiensinya hanya 40% dibanding yg horizontal. Sayangnya juga angin harus lebih besar utk memutarnya dibanding yg propeler. Hal diatas berdasarkan hasil experimen sendiri. Jadi mau tak mau generatornya buat sendiri juga supaya sesuai utk rpm rendah. Alternator mobil, motor DC, atau motor induksi tdk bisa dipakai karena harus ber rpm tinggi. Demikian sekilas info. Terima kasih atas izinnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam kenal. Saya hanya ingin menambahkan type poros vertikal yg satu lagi adalah savonious. Memang type darrieus &amp; savonious lebih praktis karena tdk perlu pengarah. Juga tdk akan overspeed bila angin sangat kencang. Sayangnya efisiensinya hanya 40% dibanding yg horizontal. Sayangnya juga angin harus lebih besar utk memutarnya dibanding yg propeler. Hal diatas berdasarkan hasil experimen sendiri. Jadi mau tak mau generatornya buat sendiri juga supaya sesuai utk rpm rendah. Alternator mobil, motor DC, atau motor induksi tdk bisa dipakai karena harus ber rpm tinggi. Demikian sekilas info. Terima kasih atas izinnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: shandi</title>
		<link>http://yusufsatya.wordpress.com/2008/07/04/pembangkit-listrik-tenaga-angin/#comment-22</link>
		<dc:creator>shandi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Oct 2008 04:38:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufsatya.wordpress.com/?p=28#comment-22</guid>
		<description>telah saatnya kita membangun Indonesia yag mandiri...
jika bukan kita siapa lagi!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>telah saatnya kita membangun Indonesia yag mandiri&#8230;<br />
jika bukan kita siapa lagi!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
